Jumat, 05 Desember 2014

Bukan Sekedar Hujan...



Hai hujan, aku rindu.
Aku rindu akan menyentuhmu, merasakan dinginnya rintikan yang jatuh ke tanganku..
Hujan...
Aku ingin melupakan tentangnya
lupa akan senyumnya
lupa canda tawanya
lupa wajahnya
Semuanya tentangnya..
Meski aku akan merindukannya kelak..
Itu semua agar aku terbebas dari cinta yang tak kuharapkan
terbebas dari perasaan tak karuan saat menatapnya






Masih selalu ku jaga perasaan serta penglihatan ini
Tubuh yang selalu dingin akibat adrenalin hati
Sikap yang masih terus kupertahankan
cuek, pendiam, tak perduli, dan...
Mencintai dalam diam....
Semoga masih tetap bertahan sampai pilihan Tuhan itu datang

Galau banget yaa, padahal aku lagi ga galau sekarang.. hahaha
puisinya dapet dari blog tetangga wkwkwkw
karena hari ini turun hujan jadi pengen aja ngeposting puisi tentang hujan
tadinya sih  aku lagi ngerjain tugas, tapi ngga tau kenapa yaa setiap ngerjain tugas itu bawaan ngantuk mulu jadinya pengen tidur aja, apalagi cuacanya skrang lagi ngedukung banget nih buat tidur -___-..


yaudah lah cuma mau posting puisinya doang, pengen tidur duluu, byeee .. hahah



Sabtu, 01 November 2014

Sheila on7 - Hari Bersamanya

Hari telah terganti
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya

[*]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
?tuk menatap matanya

[**]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya

Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya

Back to [*][**]
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)

Back to [*][**]
Hariku bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya

Tuhan tolonglah
Hari bersamanya

Tuhan tolonglah
Hari bersamanya

Games make taste it come back again

"Entah kenapa aku tiba  tiba merindukannya, dia yang dulu aku suka tapi kuputuskan untuk berhenti menyukainya, namun rasa itu hadir lagi, saat aku mulai ingin melupakannya  dia muncul lagi.
Kali ini dia hadir melalui game, saat pertama kali mengundangku dalam game, Aku merasa dia mengundangku kedalam hatinya, mungkin aku terlalu berebihan menanggapinya, Aku terlalu percaya diri dia memiliki rasa yang sama denganku, Dia hanya menganggapku sebagai teman, tidak lebih.
Dan sekarang aku tergila gila dengan game itu, bukan karena serunya main game itu, tapi aku merasa sangat dekat dengannya ketika bermain game dengannya.
Namun akhir akhir ini dia jarang bermain game lagi, membuat aku merindukannya, aku selalu menunggunya, menunggu kapan dia akan muncul dan bermain game dengaku. Namun aku mulai lelah, aku terasa terlihat bodoh, menghabiskan waktuku dengan menunggu di game tanpa memainkannya.
Rasa ini selalu membuat aku jenuh, membuat aku terlihat bodoh,
Aku benci ketika aku harus menghabiskan waktuku  hanya untuk menunggunya bermain game, padahal aku bisa menggunakannya untuk mengerjakan tugas kuliah...
Aku benci ketika aku harus merindukannya seperti orang bodoh...
Aku benci ketika aku merasa sangat dekat dengannya, lalu kemudian dia menghilang...
Aku benci menyukainya...
Aku benci ketika aku tidak bisa berherti menyukainya...
Mungkin kata kataku terlalu lebay, namun itulah yang aku rasakan...

Sabtu, 25 Oktober 2014

Tak Memihak

Delapan tahun, ya selama delapan tahun aku menunggu dia. Menunggu cinta yang tak pasti, cinta palsu dan kepalsuan yang membawa aku seakan sangat mencintai dia selama delapan tahun itu (sejak SMP) Tak menarik untuk terlalu diungkapakan, ini cinta biasa, bukan cinta istimewa yang seperti orang lain lihat. Tapi ini terlalu dalam untuk aku rasakan. Aku mencintainya di sisi kebodohanku, kebodohanku karena membiarkan dia lepas dari jangkauanku. Dia yang selama ini aku nanti, dan ku tunggu untuk waktu lama, namun itu cukup menyakitkan.
#flashback (4 tahun lalu SMA)
Dia sering kujumpai, menatapku di sela senda guraunya dengan temannya. Memberikan bayangan semu akan cinta yang palsu. Aku tak berputus asa menjangkau hatinya, yang terlalu tinggi untuk ku gapai. Bagaikan langit dan bumi, terlalu lebay mungkin jika diungkapkan. Kami tak pernah bertegur sapa. Saling melontar senyum pun tak pernah, hanya sesungging senyum saat dia atau salah satu dari kami tak sengaja beradu mata, itu lah saat aku begitu jatuh ke dalam cinta palsu ini.
“Ran, mau kemana?”. Tanya Bela, sahabatku.
“Ke kantin, mau ikut?”. Ajakku.
“Eh mau-mau.” Sambung Bela.
Kulihat dirinya yang ku suka, duduk di bangku panjang salah satu kantin di sekolah kami. Aku hanya memandang dia sekilas, memandang dia yang mungkin tak tahu keberadaanku ini.
“Ciee ada yang lagi seneng nih.” Goda Bela yang membuatku tersenyum kecil.
Bela tahu semua perasaanku terhadap dia yang selama ini aku cinta, Bela selalu mendukung dan memberi semangat akan cinta palsu ini. Ia tahu sekali apa yang aku rasakan.
“Apa si Bel? Dieeem” Jawabku yang kemudian menundukan kepalaku karena malu.
Kami, ya kami yaitu aku dan Bela, Duduk berhadapan Selama di kantin, dan selama itu pula aku mencuri pandang ke arahnya. Memperhatikan dia yang terlalu manis untuk ku lihat. Dia yang memberi warna di hariku, memberikan gairah di setiap langkah mimpiku, dan dia juga yang memberi mimpi palsu dalam anganku.
Masih dengan cinta palsu ini, ku pandang dia yang di seberang sana tertawa kecil bersenda gurau dengan sahabatnya. Tawanya yang khas membuatku tersenyum kecil kala itu. Sembari ku tinggalkan kantin, tak lepas pandanganku melihat dia..
Waktu terus berputar, hari demi hari ku lewati, pagi siang dan malam terus berganti. Hingga kini telah tiba di penghujung semester di sekolah kami. Aku yang masih setia menyukai dia, semakin bergantinya hari semakin aku merasa cinta ini tak memihak ku. Tak ada hal lain selain aku mengagumi dan mencintai diam-diam. Tak pernah ada kesempatan untukku bisa meraih dan menggapai hatinya, seolah waktu dan kesempatan tak memihakku untuk bisa lebih dekat dengannya. Kepalsuan besar ini membawaku dan membiarkan hatiku terhanyut akan dalamnya cinta.
Aku dan dia sering berjumpa di sekolah, seperti biasa dalam kekosongan perjumpaan seolah kami ingin bersapa satu sama lain. Namun kecanggungan ini menahan kami yaitu aku dan dia. Hanya pandangan yang berbicara akan rasa yang tak pernah terungkap, dan tak pernah terbaca. Mungkinkah dia rasa yang sama? Itulah persaan yang terus menghantuiku, mencoba menelaah di suatu sisi kehidupannya. Aku hanya bisa mengikuti alur kisah ini.
Waktu kembali bergulir, hari jam menit dan detik terlewati. Hembusan angin yang membawa cinta pun terlewati, setelah lama aku putuskan untuk tak mencintainya lagi. Kini ku coba mengenalnya sebagai teman, teman satu perjuangan di sekolah. Sekolah yang mengajariku bersikap santun, bijak dan memberiku petunjuk dengan ilmu yang ku peroleh, dan juga sekolah ini yang mengajariku bagaimana cinta palsu ini berlangsung.
Terkadang cinta itu penuh kepalsuan, hingga akhirnya aku merelakan dia bersama rasa itu lenyap dalam kenyataan yang harus kuterima. Ini menjadi kisah cinta yang mungkin hanya aku dan mereka yang ku percayai mengetahuinya, menjadikan ini lembaran kenangan di delapan tahun yang lalu.
Selesai


Selasa, 01 Juli 2014

planetshakers - Jesus Reigns

May my life, speak Your words
May my heart, beat with Yours
Let Your light shine in me,
For all my days

God of grace,
God of truth,
Lord my soul, longs for You
I will live for You God,
For all my days

[Pre-chorus:]
Jesus Christ, the name above all names
Risen king, we long to bring You
praise

[Chorus:]
Jesus reigns
All glory to Your name,
All power to Your name,
Forever

Jesus reigns
Let all creation praise,
The name above all name,
Forever, Jesus reigns

[Bridge:]
Spirit of God,
We cry out for You now,
We cry out,
Where would we be without You Jesus,
Where would we be without You Lord

Lirik lagu He is Lord - Hillsong

He Is Lord

Oh blessed lamb once slain
Will reign forever more
His hands once bound now save
Our God will never fail

He is Lord
He is Lord
Sings my soul
He is Lord
And He lives
Yes He lives
I'm alive 'cause Jesus lives

'Tis at the cross of Christ
Where earth and heaven meet
Where sin is overcome
To God the victory

And now
Let the earth resound with
praise
For our Saviour God He reigns
He is high and lifted up
Arise
For the King of glory waits
He is coming back again

Kamis, 12 Juni 2014

Dua hari yang lalu

Sebenernya kejadian ini hari
selasa tapi gw nulisnya baru
hari ini hahahha.

Hari itu panas banget sampe baju gw burketan. Iww malu banget kalo ngangkat tangan entar ada basah-
basah pas di ketek hahaha.
Setelah panas panasan nungguin angkot, dan akhirnya datanglah angkotnya warna biru berlabel 129 .
Karena tempat yang gw dudukin
emang cuma bangku cadangan doang jadi yaaa sisa-sisa gitu deh, sempit, Mana sebelah gw ada orang
(dibilang om-om masih muda dibilang mas-mas kayanya ketuaan)
kamseupret banget.
Entah baru pertama naik angkot atau mau sok cool kali sampingan
sama gw. Sendal dicopot, kaki taroh diatas. Ebuset dah mending kaki mulus, kaki kaya kuli bangunan gitu
aja tengil.
Makin ga betah aja gw, makin lama makin penuh angkotnya. Tempat gue mepet banget ada ibu-ibu, terpaksa gw deket tuh sama orang yang kakinya keatas tadi. Idiw dikira gw seneng kali deket dia, begitu ibu-ibu itu turun
gw langsung minggir jauh- jauh dari orang itu. Masa iya gw diliatin sikil -_-

Singkat cerita gw udah
sampe kampus tercinta, gw
UTS cuma satu mata kuliah.
Selesai jam 10 : 00 langsung
cuss ke rumah, biasanya gue ke kelas sipil dulu samperin siput
( linda) tapi hari itu dia ngga masuk entah dia lagi sakit beneran atau pengen ngeliburin diri biar bisa bobo cantik seharian dirumahnya.

Sebelum naik angkot gue beli empe2  dulu depan kampus. Ceritanya
mah mau makan dulu bareng si siput tapi karena dianya ga masuk ya udalah.
Pas udah ketemu tempat duduk yang dirasa cocok Dihati, kita langsung menuju tempat itu, tempat duduk yang paling belakang dan entah ada angin apa ada seorang anak kecil *bukan anak kecil sih udah gede soalnya dia pake seragam SMA.
ngejengkang hahahaha
dia kepleset  Kayanya sih dia mau loncat ke tempat duduk itu tapi sebelum sampe bangku malah kepleset duluan, lantainya licin katanya  mah :D
Ahh bisa aja ngelesnya
nih kaya tukang bajaj
hahaha.